Header Jum'at, 22 September 2017

Umuh Dukung Penangguhan Penahanan Febrianto, Sebulan Ditahan Sekjen Jakmania Kapok

Dibuat oleh Irfan Ruswandi Pada Kamis, 19 November 2015 23:13 - Indonesia

Umuh Dukung Penangguhan Penahanan Febrianto, Sebulan Ditahan Sekjen Jakmania Kapok
HanyaBola.com - JAKARTA.- Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar datang ke Polda Metro Jaya bersama dengan Ketua SC Piala Presiden Maruarar Sirait, Kamis (19/11/2015). Kedatangan Umuh ini dan Maruarar untuk mendukung penangguhan penahanan Sekjen The Jakmania, Febrianto.

Febrianto ditangkap Polda Metro Jaya pada 18 Oktober lalu dan langsung ditahan keesokan harinya. Ia menjadi tersangka dalam kasus UU ITE karena dinilai menyebarkan ancaman dan memprovokasi ketika final Piala Presiden 2015 antara Persib Bandung dan Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

Kepada wartawan seusai penyidik Polda Metro Jaya menangguhkan penahanan Febrianto, Umuh mengatakan jauh-jauh dirinya datang ke Jakarta untuk persoalan ini setelah dikontak Maruarar. Umuh pun datang dan ikut memberi dukungan penangguhan karena mau sepak bola Indonesia maju dan semakin berkualitas. Salah satunya untuk memperbaiki sepak bola Indonesia adalah dengan cara mempersatukan para supporter sehingga bisa menjadi penonton yang baik. "Saya datang jauh-jauh karena mau mendukung penangguhan penahanan. Tak Ada manusia yang lepas dari kesalahan. Saya minta saudara Febri juga untuk terus berkarya dengan positif," kata Umuh.

Umuh juga mengaku telah menyampaikan nasehat kepada Febrianto agar tidak terjadi aksi provokatif yang menimbulkan keributan antara Jakmania dengan Bobotoh. Ia menuturkan rela pulang pergi Bandung-Jakarta selama dua pekan untuk mengurus penangguhan penahanan Febrianto. Umuh berkomunikasi secara intens dengan pihak Polda Metro Jaya, Ketua Umum Jakmania Richard Ahmad dan Maruarar guna membahas penangguhan penahanan Febrianto. "Ini persoalan kemanusiaan karena setiap manusia tentunya punya kesalahan," tutur Umuh.
Advertisement
Sedangkan Richard meyakinkan Umuh jika istri Febrianto berasal dari Bandung dan sebagai pencinta Persib yang sedang hamil 39 minggu. "Bahkan anak pertama Febrianto ikut sekolah sepak bola (SSB) yang dibina Persib, ujar Richard.

Selain itu, Richard sempat menghubungi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Maruarar Sirait guna membicarakan nasib Febrianto. Selanjutnya, Richard menemui Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menyarankan menghubungi Manajer Persib Umuh Muchtar sebagai perwakilan dari bobotoh. Akhirnya, Richard berkomunikasi dengan Umuh yang dengan besar hati membantu permohonan penangguhan penahanan Febrianto.

Sementara itu, Febrianto berjanji tidak akan mengulang lagi perbuatannya memprovokasi yang menimbulkan penyerangan suporter Persija terhadap pendukung Persib. Ia mengaku kapok mendekam selama sebulan di tahanan karena ulahnya memposting ungkapan yang bernada provokatif melalui media sosial. "Yang mau saya sampaikan adalah saya minta maaf kepada seluruh warga Jakarta, kepada siapa pun. Kepada Kapolda Metro, Gubernur DKI yang juga keluarga dari bobotoh apabila ada yang tersakiti dari kata-kata saya secara sengaja atau tidak," ujarnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Mohammad Iqbal menuturkan penangguhan penahanan Febrianto yang dibantu petinggi Persib itu merupakan momentum menyatukan hubungan Jakmania dengan bobotoh. Polda Metro Jaya mengabulkan penangguhan penahanan Febrianto dengan beberapa alasan. "Dipertimbangkan karena ada jaminan dari beberapa orang, tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan barang bukti, serta membuat surat penangguhan penahanan," kata Iqbal.

Sedangkan Maruarar mendukung penangguhan ini setelah dikontak Richard yang meminta dirinya untuk mendukung permohonan penangguhan penahanan yang diajukan. "Saya mendukung penangguhan tersebut, yang didasari oleh niat baik dan juga kemanusiaan," ujar Maruarar. ***

Berita Terkait :


Bagikan :
share fb share g+ share twitter

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

Belum ada komentar
Top