Header Minggu, 19 November 2017

Surabaya dan Persib Sama-sama Mengejar Kemenangan Kedua

Dibuat oleh Irfan Ruswandi Pada Sabtu, 21 November 2015 10:16 - Indonesia

Surabaya dan Persib Sama-sama Mengejar Kemenangan Kedua
HanyaBola.com | SIDOARJO. - Setelah meraih kemenangan pada pertandingan perdana Grup C atas Persela Lamongan skor 3-2, Persib Bandung menatap optimistis laga kontra Surabaya United dalam lanjutan Turnamen Piala Jendral Sudirman 2015. Kondisi ini menyusul pulihnya para pemain yang cedera sehingga berpotensi diturunkan pada pertandingan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (21/11/2015) malam ini.

Seperti diketahui Tantan, Atep, Ilija Spasojevic, Yandi Sofyan, Jajang Sukmara dalam beberapa hari terakhir masih berkutat dalam pemulihan. Tapi badai cedera itu sudah mereda karena Tantan, Atep dan Spaso sudah bergabung dalam latihan normal dan terlibat dalam taktik yang dikembangkan pelatih selama sesi latihan lima hari terakhir. "Semua pemain memilki progress dan sudah siap untuk dimainkan. Saya berharap memiliki banyak pilihan untuk diturunkan pada pertandingan besok," kata Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, Jumat (20/11/2015).

Melawan Surabaya, Djadjang pun akan memberikan porsi lebih banyak kepada dua pemain Diklat Persib, Gian Zola dan Febri Haryadi. Ia juga akan melakukan rotasi tapi tidak besar-besaran. "Rotasi pasti ada, tapi enggak ada besar-besaran," tuturnya.

Menurut Djadjang, target kemenangan atas Evan Dimas dan kawan-kawan akan mempermudah Persib melangkah ke babak selanjutnya. Saat ini, "Pangeran Biru" sudah mengantongi 3 poin dari laga perdana. Persib berada di posisi kedua, di bawah PS TNI yang menang atas Surabaya United skor 2-1 dan menang adu penalti atas Pusamania Borneo FC skor 7-6 (2-2)."Kami pasti ingin meraih kemenangan untuk mempermudah pada pertandingan ke depan," kata Djadjang.

Djadjang mengakui target menang bukan hal mudah. Posisi Surabaya United yang kalah pada pertandingan perdananya kontra PS TNI, pasti ingin bangkit dari keterpurukan. "Tidak mudah untuk menghadapi Surabaya, sebagai tim tuan rumah mereka pasti mengincar tiga poin juga. Mereka pasti memburu kemenangan dengan motivasi berlipat," ucapnya dilansir laman klub.

Kekompakan Surabaya United pun menjadi lampu kuning buat "Maung Bandung" pada pertandingan nanti. Menurut Djadjang, anak-anak asuhan Ibnu Grahan punya pemain muda yang memiliki kekompakan luar biasa, sehingga bisa jadi sandungan bagi timnya. "Pemain muda dan digabung dengan pemain senior kita sudah tahu. Itu yang akan kami antisipasi," ujar Djadjang.
Advertisement

Pertemuan Persib melawan Surabaya United bukan hal asing. Dalam ajang Piala Presiden 2015 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Atep Rizal dan kawan-kawan menang dengan skor 2-0 lewat gol Zulham Zamrun dan Tantan. Meski kalah dalam pertandingan itu, Surabaya United mempertontonkan permainan gemilang. Mereka merepotkan tuan rumah sepanjang 90 menit laga berjalan. Namun saat itu Surabaya United sangat lemah dalam penyelesaian akhir.

"Kami berharap semoga penampilan anak-anak seperti ketika lawan Persib di Piala Presiden. Mereka bermain sangat bagus saat itu. Tapi kali ini jangan sampai kalah dari mereka. Minimal draw, tapi kami yang menang dalam adu penalti," kata Asisten Pelatih Surabaya United Troy Medicana dilansir Bola.net.

Troy mengutarakan kekuatan Persib sudah berbeda sejak ditinggal Vladimir Vujovic. Selain Vlado, tim kebanggaan Jawa Barat ini juga tak diperkuat M. Ridwan dan Zulham Zamrun yang mengalami cedera. Sedangkan Shahar Ginanjar hengkang ke Mitra Kukar.

Djadjang memang tak mendatangkan pemain baru sebagai pengganti Ridwan dan Zulham. Persib hanya mendaratkan eks bek Persela Lamongan, David Pagbe sebagai pengganti Vujovic. "Ada perbedaan di tim Persib saat ini. Di lini belakang mereka kehilangan Vujovic. Paling tidak striker kami lebih diuntungkan. Pedro sudah tahu karakternya Pagbe. Kalau Persib pasang Pagbe di belakang, pertandingan bakal ramai. Sebab Pedro dan Pagbe pernah satu tim Persela," ujar Troy.

Namun, dua pemain muda milik Persib, Gian dan Febri juga tak luput dari pengawasan Surabaya United. Meski masih berusia muda, kedua pemain ini tetap mendapat perhatian. Aturan Mahaka Sports yang mewajibkan setiap peserta Piala Jenderal Sudirman 2015 memainkan penggawa U-21 sebagai starter, membuat Zola dan Febri dipastikan tampil saat meladeni timnya. "Anak-anak harus ekstra hati-hati. Jangan sampai kedua pemain ini dianggap remeh. Gian dan Febri adalah pemain yang berkualitas. Saya tahu Gian sejak usia 15 tahun. Sedangkan Febri sedang percaya diri karena cetak satu gol waktu melawan Persela Lamongan," tutur Troy. ***

Berita Terkait :


Bagikan :
share fb share g+ share twitter

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

Belum ada komentar
Top