Header Kamis, 21 September 2017

Dua Laga Sisa Persib Wajib Menang Agar Bisa Mengikuti Babak Selanjutnya

Dibuat oleh Irfan Ruswandi Pada Senin, 23 November 2015 18:21 - Indonesia

Dua Laga Sisa Persib Wajib Menang Agar Bisa Mengikuti Babak Selanjutnya
HanyaBola.com - SIDOARJO, - Persib Bandung akhirnya harus takluk dari Surabaya United dalam laga Grup C Piala Sudirman yang berlangsung di Stadion Gelora Delta Sidorjo, Sabtu (21/11/2015) malam. Pemain pengganti Surabaya United, Rudi Widodo menjadi pemain satu-satunya yang mencetak gol di menit 63.

Hasil ini membuat Persib tetap mengemas poin 3 sehingga peluang ke babak delapan besar sangat berat. Jika ingin lolos ke babak selanjutnya itu, "Pangeran Biru" harus menang dalam dua laga tersisa yakni melawan Pusamania Borneo FC, Jumat (27/11/2015) pukul 19.30, dan kontra PS TNI, Senin (30/11/2015) pukul 19.30 WIB.

Menurut data statistik yang dikumpulkan Labbola, Sabtu (21/11/2015), Persib tampil dengan menguasai laga dengan ball possession sebanyak 52 persen berbanding dari Surabaya United dengan 48 persen. Namun tim asal Bandung itu hanya melakukan tembakan sebanyak sembilan kali dengan dua kali mengarah ke gawang lawan. Sedangkan Surabaya United melakukan tembakan lebih banyak dengan 11 kali tembakan dengan lima kali mengarah ke gawang.

Selain itu "Maung Bandung" sukses melakukan tekel terbanyak sebanyak 19 kali berbanding satu dengan Surabaya United yakni 18 kali. Tetapi Surabaya United unggul dalam Passing Intercept sebanyak 20 kali berbanding 18 kali dan juga clearances sebanyak 37 kali berbanding 11 kali milik tim asal Bandung tersebut.
Advertisement

Hasil data di atas menunjukkan bahwa meski menguasai pertandingan namun tim asuhan Djadjang Nurdjaman tidak terlalu tajam dalam membangun serangan, terlihat dari total tembakan selama pertandingan. Skuad asuhan Ibnu Grahan sukses membangun kekuatannya melalui kedisiplinan pemainnya dengan melakukan clearances terbanyak.

Djadjang sendiri mengakui timnya bermain kurang agresif. "Penampilan kami belum membaik. Pemain kurang gereget dari awal. Tapi peluang belum tertutup. Itu akan kami manfaatkan dan semoga penampilan kami membaik," kata Djadjang dilansir laman klub.

Menurut dia, pemain seperti memiliki beban mental sehingga tidak bisa tampil lepas. Di lain pihak, Surabaya United bisa memanfaatkan peluang menjadi gol. Ia menyoroti kinerja wasit asal Samarinda. "Saya juga kecewa kenapa Hariono mendapatkan kartu kuning, padahal hal itu tidak perlu terjadi diterima Hariono," ucapnya.

Pelatih Surabaya United, Ibnu Grahan menjelaskan para pemain bisa menjabarkan skema yang telah dirancang pelatih. "Kami bangga bisa mengalahkan tim sekelas Persib. Kendati belum sempurna, kemenangan tersebut telah membuka peluang Surabaya lolos ke delapan besar," kata Ibnu. ***

Berita Terkait :


Bagikan :
share fb share g+ share twitter

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

Belum ada komentar
Top