Header Senin, 25 September 2017

Permainan Tensi Tinggi Menanti dalam Pertandingan Persib vs Borneo FC

Dibuat oleh Irfan Ruswandi Pada Kamis, 26 November 2015 23:26 - Indonesia

Permainan Tensi Tinggi Menanti dalam Pertandingan Persib vs Borneo FC

HanyaBola.com SIDOARJO.-Pertandingan Persib Bandung melawan Pusamania Borneo FC (PBFC) dalam fase penyisihan Grup C Piala Jenderal Sudirman 2015 di Stadion Galora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (27/11/2015) malam ini, menjadi partai penentuan siapa yang memiliki kesempatan lebih besar lolos ke perempat final. Kemenangan menjadi harga mati jika Atep Rizal dan kawan-kawan ingin memelihara peluang lolos ke babak delapan besar.

Dalam klasemen sementara di Grup C, PS TNI sudah memastikan satu tempat di fase babak delapan besar. Sedangkan jatah runner up diperebutkan PBFC, Surabaya United, dan Persib. Satu tim lagi Persela Lamongan menduduki posisi buncit. Dari tiga grup kontestan, kesempatan lolos juga diperebutkan oleh dua tim yang tampil sebagai peringkat tiga terbaik masing-masing grup.

Saat ini, PBFC berada diposisi kedua Grup C dengan poin 4. Lalu di posisi tiga Surabaya United dan di peringkat empat Persib yang sama-sama mengoleksi 3 poin, tapi "Maung Bandung" kalah head to head dari "Bajul Ijo". Dengan kondisi seperti ini maka Persib wajib memenangi dua laga sisa. Satu laga lainnya yakni melawan PS TNI, Senin (30/11/2015) pukul 19.30.

Menyadari begitu gentingnya posisi Persib saat ini, "Pangeran Biru" pun akan menurunkan skuat terbaik. Sikap optimistis dihembuskan Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman yang tetap percaya tim asuhannya akan tetap lolos. "Semua pemain dalam kondisi siap dan tidak ada yang mengalami cedera. Dengan begitu Persib memiliki banyak pilihan pemain untuk diturunkan," ujar Djanur, panggilan akrabnya, Kamis (26/11/2015).

Dalam laga ini, Djanur memastikan akan terjadi rotasi pemain. Kecuali dua pemain muda Gian Zola dan Febri Haryadi yang tetap dimainkan sebagai starter sesuai regulasi. Tak hanya melakukan rotasi, persiapan terus dimatangkan. Terutama pada penyelesaian akhir dan ketajaman mengeksekusi penalti sebagai antisipasi bakal terjadinya adu penalti. "Semuanya sudah disiapkan termasuk mengasah adu penalti. Kami juga terus mengasah finishing touch dan memaksimalkan set piece," tuturnya.

Advertisement
Kondisi PBFC kini sudah tidak ditangani pelatih Iwan Setiawan yang mundur usai timnya dikalahkan PS TNI. Tapi, duel kedua tim diyakini bakal tetap panas. Kapten Persib Atep mengatakan, posisi pelatih Kas Hartadi sebagai pelatih kepala PBFC saat ini memang tidak memberikan statemen negatif seperti Iwan. "Tapi pertandingan akan tetap panas karena sangat krusial bagi kedua tim untuk membuka peluang ke babak selanjutnya. Saya baca di media, Mas Kas memuji Persib. Kalau dulu kan pelatih Iwan sering memberikan pernyataan negatif yang menjadikan atmosfer pertandingan lebih emosional. Kami akan bermain normal tanpa emosional tapi tetap dengan semangat tinggi," kata Atep di laman resmi klub.

Semangat untuk tampil lebih baik pun diusung Atep setelah kekalahan timnya dari Surabaya United skor 0-1, Sabtu (21/11/2015). Atep percaya timnya sudah melupakan kekalahan tersebut dan akan bangkit pada laga ini. "Kami akan bangkit dan tidak ingin mengulangi kekalahan yang sama karena status kami sebagai juara itu pun meningkatkan motivasi kami," tutur Atep.

Hal senada disampaikan Djanur yang menyebut Kas Hartadi sebagai pelatih bertangan dingin. Tipikalnya di lapangan cukup kontras dengan Iwan sehingga pergantian pelatih menjadi salah satu alasan bagi Persib untuk sangat waspada menghadapi PBFC. "Sosok Kas Hartadi cukup kontras dengan pelatih terdahulu. Dia pelatih bertangan dingin dan menjadi sosok pelatih, yang tidak terlalu banyak bicara dan banyak bekerja. Terbukti, dia pernah mengantarkan Sriwijaya menjadi juara Liga Super Indonesia," kata Djanur.

Menurut Djanur, sosok Kas juga menjadi kunci dari kebangkitan PBFC saat mengalahkan Persela dalam laga sebelumnya. "Pelatih ini tahu persis bagaimana membangun motivasi timnya. Sehingga Persib, harus sudah siap dengan tantangan besar. Ini bakal menjadi pertandingan yang sulit, tapi kami juga pastinya memiliki optimisme tinggi dan strategi untuk mengalahkan mereka," tutur Djanur seraya menyebut bek David Ngan Pagbe belum dapat dipastikan kembali tampil pada laga ini karena masalah fisik.

Sementara itu, kekalahan adu penalti saat bertemu PS TNI tampaknya masih membayangi skuat PBFC. Karena itu mereka berharap tak melalui adu penalti saat jumpa Persib. Kas Hartadi mengaku sudah mempersiapkan segala kemungkinan di laga kontra "Maung Bandung", termasuk adu penalti. "Semua tim pasti mempersiapkan untuk adu penalti. Persib pasti mempersiapkan itu, kami juga demikian," tutur Kas dirilis Bola.net.

Ia juga menandaskan akan berusaha meraih tiga poin. "Mudah-mudahan tidak usah adu penalti. Tidak usah menang banyak-banyak, yang penting nilai tiga poin," ucap mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut, Kamis (26/11/2015).***

Berita Terkait :


Bagikan :
share fb share g+ share twitter

Tag : Persib , Borneo FC

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

Belum ada komentar
Top