Header Minggu, 19 November 2017

Stadion Utama Palaran Samarinda

Dibuat oleh Aryanto Pada Sabtu, 07 November 2015 23:14 - Stadion

Stadion Utama Palaran Samarinda

Salah satu stadion terbaik yang di miliki Indonesia adalah Stadion Utama Palaran. Berlokasi di Kota Palaran Samarinda Kalimantan Timur, stadion ini sempat menjadi homebase dari salah satu tim sepakbola profesional, Persisam Putra Samarinda sebelum akhirnya pindah ke Stadion Segiri.

Stadion Utama Palaran ini merupakan salah satu bagian dari komplek olahraga di Kalimantan Timur yang pada awal mulanya dipersiapkan untuk menyambut PON XVII tahun 2008. Sejak mulai dibangun pada tahun 2005, tercatat stadion ini menghabiskan dana kurang lebih sebesar 800 miliar rupiah.

Stadion yang menjadi salah satu stadion terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara ini, resmi dibuka pada tanggal 18 Juni 2008. Peresmian stadion ini bahkan langsung diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono ketika masih menjabat sebagai Presiden. Stadion dengan kapasitas 50.000-60.000 orang penonton ini menjadi tempat pembukaan dan penutupan PON XVII pada Juli 2008. Pada tahun 2008, PSSI selaku induk sepakbola Indonesia menjadikan Stadion Utama Palaran sebagai tempat digelarnya babak 8 besar Divisi Utama Liga Indonesia.

Pasca di tinggalkan oleh Persisam Putra Samarinda, stadion megah dengan kualitas Internasional ini sangat disayangkan terbilang sepi dan minim aktivitas olahraga. Beberapa fasilitas olahraga di sekitar Komplek Stadion dan Komplek Olahraga Kaltim ini sangat jarang sekali digunakan. Bahkan kolam renang yang berada dekat Stadion pun kering , tidak ada airnya.

Advertisement

Seorang peneliti olahraga dan sepakbola menganjurkan untuk dibuatnya beberapa fasilitas bisnis seperti mall, tempat hiburan atau rekreasi keluarga. Hal ini untuk memaksimalkan fasilitas yang ada sehingga Stadion Utama Palaran tidak sepi dan berbagai fasilitas pun dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Stadion ini dilengkapi dengan rumput kualitas nomer satu standar FIFA yang dapat meminimalisir cedera pada pemain. Tribun tertutup penonton mengelilingi lapangan lengkap dengan kursi (full-seat), papan skor digital dengan harga mahal serta lampu dengan kualitas terbaik yang memungkinkan dapat menggelar pertandingan di malam hari. Selain itu, dilengkapi pula dengan ruang ganti pemain, ruang wasit, kantor, kantin toilet dan sarana serta prasarana lainnya dengan kualitas dan standar Internasional.


Berita Terkait :


Bagikan :
share fb share g+ share twitter

Tinggalkan Komentar

Komentar Terbaru

Belum ada komentar
Top