Menggila di Sepang: Veda Ega Pratama Amankan Peringkat Ketiga Practice Moto3 Malaysia dan Lolos Langsung Q2
Sirkuit Internasional Sepang kembali menjadi saksi persaingan sengit para pembalap muda berbakat dunia dalam lanjutan seri ke-19 Moto3 Grand Prix Malaysia. Kabar membanggakan datang untuk pencinta balap motor Indonesia, seiring penampilan luar biasa yang ditunjukkan oleh pembalap muda andalan Tanah Air, Veda Ega Pratama. Pembalap yang bernaung di bawah bendera Honda Team Asia tersebut sukses mengamankan posisi ketiga (P3) pada sesi Practice krusial pada hari Jumat.
Keberhasilan di sesi sore ini sekaligus memastikan Veda Ega menggenggam tiket lolos langsung ke babak Kualifikasi kedua (Q2) tanpa harus melewati rintangan kualifikasi pertama (Q1) terlebih dahulu. Momentum positif sebetulnya sudah dibangun oleh pembalap asal Gunungkidul ini sejak sesi Free Practice 1 (FP1) yang digelar pada pagi hari. Pada FP1, Veda sudah langsung menebar ancaman dengan berhasil merangsek masuk ke posisi empat besar setelah mencatatkan waktu 2 menit 11,819 detik.
Memasuki sesi Practice penentu, tensi persaingan di lintasan sepanjang 5,5 kilometer tersebut semakin memanas. Veda Ega mengawali sesi dengan fokus penuh untuk menguji ketahanan ban dan mencari setelan motor terbaik menghadapi suhu aspal Sepang yang sangat menyengat. Pada pertengahan sesi, pembalap bernomor motor 9 ini sempat tertahan di posisi kesembilan dan bahkan sempat melorot hingga urutan ke-11 akibat strategi time attack dari pembalap lainnya.
Ketika waktu latihan tersisa kurang dari 10 menit, drama persaingan perebutan posisi 14 besar sebagai batas aman menuju Q2 semakin menegangkan. Pembalap tuan rumah Malaysia, Hakim Danish, sempat membuat publik lokal bergemuruh setelah melesat tajam dan merebut posisi terdepan dengan waktu 2 menit 11,573 detik. Lonjakan performa dari pembalap Negeri Jiran tersebut sempat mendorong posisi Veda Ega terlempar ke peringkat ke-13 yang merupakan zona kritis.
Merespons gempuran dari para rivalnya, Veda memperlihatkan ketenangan mental yang sangat matang. Pada putaran-putaran akhir (flying lap), ia melakukan manuver bersih dan memacu motor NSF250RW miliknya hingga batas maksimal. Veda sukses mempertajam catatan waktu terbaiknya menjadi 2 menit 11,519 detik. Catatan waktu impresif tersebut seketika melambungkan posisinya ke peringkat kedua, sekaligus mengasapi catatan waktu milik Hakim Danish.
Menjelang bendera finis dikibarkan, rider asal Finlandia Rico Salmela berhasil menyeruak ke posisi kedua dengan keunggulan tipis. Alhasil, posisi puncak ditempati oleh David Almansa sebagai yang tercepat, disusul oleh Rico Salmela, dan Veda Ega Pratama mengamankan posisi ketiga secara solid. Sementara itu, Hakim Danish harus puas menyelesaikan sesi di posisi keempat, tepat di belakang pembalap muda kebanggaan Indonesia tersebut.
Keberhasilan menembus tiga besar di sesi Practice ini menjadi bekal yang sangat berharga bagi Veda Ega Pratama. Hasil ini membuka peluang lebar bagi sang rider untuk memperebutkan posisi start di barisan depan pada sesi kualifikasi utama esok hari. Publik balap motor nasional pun kini menaruh harapan besar agar “Wonderkid” Indonesia ini mampu melanjutkan performa impresifnya dan mengonversinya menjadi raihan podium pada balapan utama di hari Minggu nanti.






