PHILLIP ISLAND — Seluruh agenda balapan pada Grand Prix Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island resmi dibatalkan total pada Minggu (25/10/2026). Setelah sebelumnya sesi Moto3 dan Moto2 dibatalkan, pihak penyelenggara akhirnya mengambil keputusan pahit untuk turut membatalkan balapan kelas utama MotoGP akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan pesisir tersebut.
Langkah drastis ini diambil demi menjaga standar keselamatan internasional setelah hujan deras, angin kencang, dan kabut tebal menyelimuti sirkuit sepanjang hari.
Operasional Helikopter Medis Terganggu
Penyebab utama dibatalkannya seluruh sesi balapan hari Minggu adalah kendala visibilitas (jarak pandang) yang sangat minim. Regulasi FIM menetapkan bahwa balapan Grand Prix tidak boleh dilaksanakan jika helikopter medis darurat tidak dapat terbang atau mendarat dengan aman akibat cuaca.
Penyelenggara sempat melakukan beberapa kali penundaan jadwal balapan kelas utama dari pagi hingga sore hari dengan harapan kondisi atmosfer membaik. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, kabut tebal dan curah hujan tidak kunjung mereda. Sebagai bentuk apresiasi kepada para penonton yang bertahan di sirkuit, para pembalap MotoGP sempat melakukan farewell lap mengelilingi sirkuit di belakang Safety Car.
Dampak Bagi Pertarungan Gelar Juara Dunia
Dibatalkannya balapan di Phillip Island membawa implikasi langsung pada peta persaingan poin:
- Klasemen Tidak Berubah: Tidak ada poin yang dihitung untuk kelas Moto3, Moto2, maupun MotoGP karena seluruh balapan hari Minggu gagal dimulai.
- Posisi Marc Marquez: Marc Marquez tetap memimpin puncak klasemen sementara MotoGP setelah memenangi sesi Sprint Race pada hari Sabtu.
- Fokus Tur Asia Pasifik: Seluruh tim dan pembalap kini langsung mengemas logistik untuk bersiap menghadapi seri balapan berikutnya di kawasan Asia.






