Antusiasme sudah terasa di udara,dan dalam beberapa menit lagi mesin mobil balap akan menggelegar di Pertamina Grand Prix Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (9-11 September 2026). Di antara semua perlombaan profesional tersebut ada dua pembalap Indonesia berbakat yang akan bersaing di sirkuit mereka sendiri yaitu Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama.
Para perwakilan dari Tim IDEMITSU Honda Asia akan berusaha keras untuk naik ke podium dan mengangkat bendera Merah Putih negaranya.
Mario Suryo Aji: Tantangan untuk tampil di kelas Moto2
Balapan tahun 2026 ini bukan hanya sekedar balapan tetapi juga merupakan tantangan bagi Mario Suryo Aji. Pembalap tahun ketiga kelas Moto2 ini mengalami beberapa masalah dalam kariernya yang berkaitan dengan cedera seperti patah tulang leher yang membuatnya melewatkan banyak balapan.
Namun Mario adalah seorang pejuang dan setelah pulih ia berhasil kembali ke dunia balap dan membuat kemajuan yang signifikan. Fitur sirkuit Mandalika dan dukungan penonton adalah faktor tambahan bagi pembalap asal Magetan ini untuk memenangkan tantangan ini.
Veda Ega Pratama: Sensasi Rookie Moto3 yang akan datang
Veda Ega Pratama memulai karirnya tepat di depan para penggemar negaranya di Kejuaraan Dunia Moto3. Pembalap muda ini dengan nomor 9 menjadi sensasi besar di Sirkuit Mandalika. Pembalap ini menunjukkan tahun rookie yang luar biasa pada tahun 2026.
Veda membuat sejarah di Indonesia menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil berdiri di atas podium Kejuaraan Dunia Grand Prix dengan memenangkan posisi ketiga di GP Brasil dan posisi kedua di GP Prancis. Dengan prestasi yang luar biasa dan poin berharga dari GP Jepang Veda sangat ingin berpartisipasi dalam kompetisi balap di sirkuit asalnya Mandalika percaya bahwa dukungan ribuan mata penonton akan menjadi bahan bakar tambahan baginya.
Total Dukungan dari Negara Kita Ini adalah bukti nyata bahwa pengembangan bakat balap nasional telah berhasil dibangun pada tingkat internasional.Bukan hanya membuat pariwisata olahraga semakin populer di wilayah Mandalika tetapi tindakan yang diambil oleh dua atlet sepeda muda ini telah menjadi daya tarik utama bagi para penggemar otomotif dari negara kita.
Mandalika sekarang sudah siap dan dua Garuda muda ini siap ngeGAS sepeda motor mereka untuk Indonesia.
