SLEMAN — Pertandingan pekan ketujuh Liga Super 2026-2027 menyajikan duel sengit dan penuh drama saat PSS Sleman menjamu Borneo FC. Berlaga di hadapan pendukungnya sendiri, Super El Jawa harus mengakui keunggulan tim tamu Pesut Etam dengan skor tipis 1-2 dalam pertandingan yang diwarnai kartu merah dan jual-beli serangan hingga menit akhir.
Sejak peluit kickoff dibunyikan, tempo pertandingan langsung berjalan tinggi. Kedua tim memperagakan permainan terbuka dengan intensitas tinggi untuk mencari gol cepat. Borneo FC yang datang dengan misi mencuri poin di kandang lawan tampil lebih disiplin dalam menggalang lini pertahanan sekaligus memanfaatkan celah di lini belakang PSS Sleman.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-37 melalui aksi cemerlang Dandy Sonriza. Memanfaatkan kemelut di lini pertahanan tuan rumah, Dandy sukses melepaskan tembakan terarah yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PSS Sleman, mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Situasi bagi PSS Sleman semakin pelik menjelang turun minum. Petaka datang pada menit ke-42 ketika gelandang serang mereka, Stefan Ashkovski, diganjar kartu merah langsung oleh pengadil lapangan akibat pelanggaran keras. Kehilangan satu pemain membuat Super El Jawa harus bekerja ekstra keras di sisa waktu babak pertama.
Memasuki babak kedua, Borneo FC yang unggul jumlah pemain langsung mendominasi jalannya penguasaan bola. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan anak asuh pelatih Pesut Etam akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-74 lewat pemain pengganti berbakat, Hugo Samir, yang sukses memperbesar keunggulan timnya menjadi 0-2 melalui sepakan akurat di dalam kotak penalti.
Meski tertinggal dua gol dan bermain dengan sepuluh orang, PSS Sleman menolak untuk menyerah begitu saja. Dukungan penuh dari suporter setia membakar semangat juang para pemain di atas lapangan untuk terus menekan lini pertahanan Borneo FC demi mencari gol hiburan.
Perjuangan pantang menyerah tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-85. Matheus Fornazari berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan matang dan melepaskan tembakan keras yang merobek jala gawang Borneo FC, memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Di sisa waktu pertandingan, PSS Sleman terus mencoba menggencarkan serangan untuk menyamakan kedudukan. Namun, disiplinnya lini belakang Borneo FC dalam membuang bola dan mengatur tempo membuat skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.






