Tampil Dominan di Banten International Stadium, Dewa United Amankan Kemenangan Krusial atas Persita
SERANG — Pertandingan sarat gengsi bertajuk Derby Banten langsung tersaji panas pada laga perdana Grup C I.League Cup 2026/2027. Bertanding di Banten International Stadium (BIS), Serang pada Selasa (3/11/2026), Dewa United FC berhasil menundukkan sang rival bebuyutan, Persita Tangerang, dengan skor meyakinkan 3-1. Kemenangan ini sekaligus mengamankan posisi penting bagi skuad asuhan Jan Olde Riekerink dalam persaingan ketat fase grup turnamen bergengsi musim ini.
Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit, Dewa United langsung mengambil inisiatif serangan cepat untuk mengejutkan lini pertahanan tim tamu. Strategi agresif tersebut langsung membuahkan hasil instan ketika laga baru berjalan satu menit. Memanfaatkan kelengahan antisipasi lini belakang Persita Tangerang, pergerakan tak terawal dari lini serang tuan rumah sukses menggetarkan jala gawang Pendekar Cisadane, mengubah papan skor menjadi 1-0 sekaligus memberikan tekanan psikologis instan kepada lawan.
Tertinggal oleh gol kilat, Persita Tangerang yang dipimpin oleh pelatih Fabio Lefundes mencoba bangkit menguasai lini tengah guna mengejar ketertinggalan. Ryuji Utomo dan kolega mencoba mengalirkan bola dengan umpan-umpan pendek cepat, memanfaatkan rotasi pemain yang diberikan oleh tim pelatih demi menambah menit bermain skuad lokal. Kendati demikian, disiplinnya barisan pertahanan Dewa United yang digalang dengan solid membuat setiap upaya serangan Persita kerap patah sebelum memasuki area kotak penalti.
Memasuki pertengahan babak pertama, dominasi permainan kembali diambil alih oleh Dewa United. Koordinasi apik di lini tengah yang dimotori oleh kekuatan fisik dan visi bermain para gelandang jangkar membuat aliran bola tuan rumah mengalir sangat lancar. Dewa United berhasil menambah pundi-pundi keunggulan mereka melalui skema serangan balik terukur dan penyelesaian akhir yang klinis, memaksa penjaga gawang Persita kembali memungut bola dari dalam gawangnya untuk kedua kalinya sebelum turun minum.
Pada babak kedua, jalannya pertandingan semakin sengit dan menjurus keras khas atmosfer pertandingan bertajuk derby. Persita Tangerang yang tidak ingin pulang dengan tangan hampa melakukan sejumlah pergantian strategi dengan memasukkan tenaga baru di sektor sayap. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang di sepertiga akhir lapangan menjadi kendala utama bagi Pendekar Cisadane, sementara Dewa United justru sukses memperlebar jarak keunggulan menjadi 3-0 berkat efisiensi taktik yang luar biasa.
Menjelang detik-detik akhir pertandingan, tensi permainan tidak mengendur sama sekali dengan kedua tim yang tetap memperagakan jual beli serangan terbuka. Persita Tangerang akhirnya mendapatkan gol hiburan yang dinanti-nantikan lewat sebuah skema kemelut di masa injury time. Tepat pada menit ke-90+5′, penyerang tim tamu berhasil melepaskan sepakan akurat yang memperkecil kedudukan menjadi 3-1 sebelum akhirnya wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.
Hasil kemenangan 3-1 ini menjadi modal berharga bagi Dewa United dalam mengarungi ketatnya kompetisi League Cup musim ini, sekaligus membuktikan kesiapan fisik mereka di tengah padatnya jadwal kompetisi domestik. Bagi Persita Tangerang, kekalahan di laga perdana ini menjadi bahan evaluasi besar bagi jajaran tim pelatih untuk segera membenahi koordinasi lini belakang dan efektivitas lini depan menjelang laga-laga krusial berikutnya di fase grup.






