Hasil I.League Cup 2026: Gol Kontroversial Gagalkan Kemenangan Persija di Markas PSMS Medan
DELI SERDANG – Pertandingan pembuka turnamen pramusim bergengsi I.League Cup 2026/2027 yang mempertemukan dua tim legendaris Indonesia, PSMS Medan dan Persija Jakarta, berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU), Deli Serdang, pada Selasa (3/11/2026) malam WIB, laga bertajuk duel klasik ini menyuguhkan tensi tinggi sejak menit awal hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit.
Sejak babak pertama dimulai, Persija Jakarta yang kali ini tampil tanpa didampingi pelatih kepala Shin Tae-yong akibat masalah kesehatan, langsung berinisiatif mengambil kendali permainan. Motor serangan yang digalang oleh Kwon Chang-hoon dan Witan Sulaeman berulang kali merepotkan barisan pertahanan tuan rumah. Walaupun bertindak sebagai tim tamu, Macan Kemayoran terlihat sangat dominan dalam penguasaan bola dan tak membiarkan skuad Ayam Kinantan berkembang.
PSMS Medan sebenarnya sempat mengejutkan publik tuan rumah pada menit ke-41 lewat skema sundulan mematikan dari Muhammad Ragil yang berhasil menjebol gawang Aqil Savik. Namun, selebrasi para pendukung PSMS terpaksa terhenti setelah hakim garis mengangkat bendera tanda sang penyerang sudah berada dalam posisi offside. Keputusan dianulirnya gol tersebut menjadi momentum balik yang dimanfaatkan dengan sangat baik oleh lini tengah tim tamu.
Hanya berselang dua menit dari insiden tersebut, tepatnya pada menit ke-43, Persija Jakarta akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Memanfaatkan umpan pendek matang dari Kwon Chang-hoon, gelandang muda berbakat Figo Dennis melepaskan tembakan jarak jauh yang sangat terukur ke pojok kanan gawang. Bola sepakan melengkung tersebut gagal dijangkau oleh kiper PSMS, mengubah papan skor menjadi 0-1 yang sekaligus bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, melakukan perombakan strategi demi meningkatkan daya dobrak anak asuhnya. Strategi menekan dengan intensitas tinggi ini berbuah manis pada menit ke-80 ketika penyerang asing mereka, Phillerson Natan Silva, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan. Gol ini sempat diwarnai protes keras dari para pemain Persija yang menilai bola sudah terlebih dahulu keluar dari garis lapangan sebelum terjadinya gol.
Di sisa waktu pertandingan, tensi permainan semakin memanas dan kedua tim saling jual beli serangan secara terbuka demi memburu gol kemenangan. Skuad Macan Kemayoran yang dikomandoi oleh bek senior Jordi Amat mencoba mengurung pertahanan PSMS di masa injury time, namun solidnya tembok pertahanan tuan rumah membuat skor 1-1 tetap tidak berubah hingga laga usai. Dengan hasil imbang ini, baik PSMS maupun Persija harus rela berbagi satu poin di laga perdana Grup A Zona Barat 1.






