Cetak Sejarah Baru di Sepang! Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua Moto3 Malaysia 2026
SEPANG – Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mengukir sejarah baru dalam karier balap internasionalnya. Pembalap andalan Honda Team Asia tersebut berhasil menapaki podium kedua sebagai runner-up dalam balapan dramatis Moto3 Malaysia 2026 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang pada Minggu (1/11/2026) siang WIB.
Sementara itu, podium tertinggi pada balapan seri ke-19 ini berhasil diamankan oleh pembalap asal Spanyol, Maximo Quiles. Penunggang motor CFMOTO dari Gaviota Aspar Team tersebut tampil sangat dominan sejak pertengahan balapan dan menyentuh garis finis pertama setelah memanfaatkan duel sengit yang terjadi di barisan belakangnya.k.
Jalannya balapan Moto3 di Sirkuit Sepang kali ini berlangsung sangat menegangkan sejak lampu start dipadamkan. Veda Ega Pratama yang memulai jalannya balapan dari posisi start kedelapan (grid 8) tidak langsung merangsek ke depan, melainkan bermain sangat rapi dan menjaga ritme ban agar tidak cepat aus di lintasan Sepang yang terkenal panas dan menuntut fisi
Perlahan tapi pasti, pembalap kelahiran Gunungkidul tersebut mulai memperbaiki posisinya lap demi lap. Memasuki lima putaran terakhir, Veda mulai terlibat dalam aksi saling celat dan duel sengit memperebutkan posisi kedua melawan deretan pembalap tangguh Eropa dan Asia, termasuk Alvaro Carpe serta pembalap tuan rumah, Hakim Danish.
k.
Sorak-sorai pendukung lokal sempat bergemuruh saat pembalap Malaysia, Hakim Danish dari tim AEON Credit – MT Helmets – MSI, merangsek ke zona podium. Namun, kematangan mental Veda Ega di tikungan-tikungan terakhir Sirkuit Sepang membuatnya mampu menutup ruang tembak lawan dan melakukan manuver pamungkas yang sangat bersih jelang garis finis.
Veda Ega Pratama akhirnya menyentuh garis finis di posisi kedua, tepat di depan juara Red Bull Rookies Cup Alvaro Carpe yang harus puas melengkapi podium di tempat ketiga. Hakim Danish sendiri harus rela finis di posisi keempat setelah kalah sepersekian detik dalam drama adu cepat di trek lurus menjelang bendera kotak-kotak dikibarkan.
Keberhasilan meraih podium kedua di GP Malaysia 2026 ini menjadi bukti nyata perkembangan pesat Veda Ega Pratama di kancah kejuaraan dunia. Hasil manis di Sepang ini tidak hanya menambah pundi-pundi poin pentingnya di klasemen sementara Moto3, tetapi juga membangkitkan asa dan antusiasme tinggi pencinta otomotif tanah air untuk melihat pembalap Indonesia menembus kelas yang lebih tinggi di masa depan.

















