Drama di Sukru Saracoglu: Tim Asuhan Dirk Kuyt Hentikan Rekor Sempurna Liverpool
ISTANBUL – Matchday keempat fase liga UEFA Champions League 2026/27 melahirkan malam penuh drama yang sangat membekas bagi publik sepak bola Eropa. Raksasa Inggris, Liverpool F.C., harus rela rekor kemenangan sempurna mereka patah setelah ditumbangkan secara dramatis oleh wakil Turki, Fenerbahçe SK, dengan skor tipis 3-2. Laga yang berlangsung di Sukru Saracoglu Stadium pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB ini menjadi panggung pembuktian bagi ketangguhan mental tim tuan rumah di bawah atmosfer Istanbul yang bergemuruh.
Sejak sepak mula, Liverpool yang bertindak sebagai tim tamu mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Mengandalkan kreativitas lini tengah, pasukan asuhan Andoni Iraola akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-25. Gelandang muda berbakat, Trey Nyoni, mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan voli yang sempat terbentur pertahanan lawan, sekaligus mencetak gol debut bersejarahnya bagi tim utama The Reds di kancah Eropa. Gol ini sempat membawa angin segar bagi dominasi awal tim Merseyside.
Namun, keunggulan raksasa Premier League tersebut tidak bertahan lama akibat respons kilat dari anak-anak asuh sang manajer interim, Dirk Kuyt. Hanya berselang empat menit dari gol pembuka, tepatnya pada menit ke-29, Mason Greenwood sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol balasan tersebut lahir melalui eksekusi tendangan bebas Greenwood yang berbelok arah setelah membentur pagar hidup Liverpool, sehingga mengecoh kiper utama Alisson Becker. Skor imbang ini bertahan hingga jeda antarbabak.
Memasuki paruh kedua pertandingan, tempo permainan semakin meningkat dengan aksi saling serang yang diperagakan kedua tim. Andoni Iraola melakukan keputusan taktis pada pertengahan babak kedua dengan memasukkan sejumlah pemain pilar seperti Alexander Isak dan Cody Gakpo untuk menambah daya dobrak. Strategi ini terbukti jitu ketika umpan silang akurat dari Gakpo berhasil disundul dengan sempurna oleh Alexander Isak pada menit ke-69, membuat Liverpool kembali memimpin 1-2.
Sayangnya, kerapuhan organisasi pertahanan dalam mengantisipasi situasi bola mati menjadi petaka besar bagi Liverpool di sisa waktu. Pada menit ke-73, Fenerbahçe kembali menyamakan kedudukan berkat gol sontekan jarak dekat dari Archie Brown setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Momentum kebangkitan penuh tuan rumah akhirnya memuncak pada menit ke-79 ketika penyerang pengganti Vedat Muriqi melepaskan sundulan terbang spektakuler yang merobek jala Alisson, membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk keunggulan tim Turki.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, pertahanan berlapis Fenerbahçe sukses meredam gempuran frustrasi dari lini serang The Reds. Kemenangan perdana musim ini di ajang Champions League mendongkrak perolehan poin Fenerbahçe menjadi lima poin. Bagi Liverpool, hasil minor pertama mereka di kompetisi Eropa musim ini menjadi evaluasi mendalam bagi staf kepelatihan menjelang laga berat selanjutnya di kompetisi domestik.






