HanyaBola.com
Space For Rent

Drama 2 Kartu Merah, Borneo FC vs PSM Berbagi Poin 1-1

Pertempuran Keras di Samarinda: PSM Makassar Tahan Imbang Borneo FC 1-1 Meski Kehilangan Dua Pilar

Pertempuran Keras di Samarinda: PSM Makassar Tahan Imbang Borneo FC 1-1 Meski Kehilangan Dua Pilar

SAMARINDA – Pertandingan pekan kesembilan Liga Super Indonesia 2026/2027 menyajikan duel bertensi tinggi antara Borneo FC Samarinda menghadapi PSM Makassar. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda pada Sabtu (7/11/2026) sore WIB, kedua tim legendaris ini harus puas berbagi satu poin setelah menyudahi pertandingan dengan skor sama kuat 1-1. Laga ini berlangsung sangat keras, terutama di babak kedua, yang memaksa wasit mengeluarkan dua kartu merah langsung dari kantongnya.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Borneo FC yang bertindak sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan motor serangan Juan Villa di lini tengah, Pesut Etam terus mengurung pertahanan Juku Eja yang dikawal ketat oleh Aloisio Neto. Namun, solidnya organisasi pertahanan yang diterapkan oleh anak asuh Darije Kalezic membuat sejumlah peluang awal tuan rumah melalui Hugo Samir dan Marcos Astina selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.

HanyaBola.com
Space For Rent

Kebuntuan di Stadion Segiri akhirnya pecah sesaat sebelum turun minum, tepatnya pada menit ke-44. Gelandang andalan Borneo FC, Juan Villa, mencetak gol spektakuler ala Puskas Award. Melihat penjaga gawang PSM, Muhammad Ardiansyah, berdiri agak terlalu jauh meninggalkan sarangnya, Villa melepaskan tendangan roket melambung dari tengah lapangan. Ardiansyah sempat berlari mundur dan melompat untuk menghalau bola, namun derasnya laju si kulit bulat tetap melewati garis gawang. Skor 1-0 menutup paruh pertama untuk keunggulan Pesut Etam.

Memasuki babak kedua, Darije Kalezic melakukan perubahan strategi demi meningkatkan daya dobrak PSM Makassar. Hasilnya terbukti instan pada menit ke-55. Berawal dari skema serangan balik cepat di sisi sayap, Rizky Eka Pratama mengirimkan umpan silang akurat yang langsung disambar dengan sempurna oleh Achmat Fahrul Aditia. Sepakan terukur Fahrul Aditia sukses memperdaya kiper Borneo FC, Kadú, sekaligus mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.

Intensitas pertandingan semakin memanas usai gol penyeimbang tersebut. Petaka bagi PSM Makassar dimulai pada menit ke-64 ketika bek sayap Mufli Hidayat melakukan pelanggaran keras yang berujung peninjauan Video Assistant Referee (VAR). Setelah melihat tayangan ulang, wasit tanpa ragu memberikan kartu merah langsung kepada Mufli. Bermain dengan 10 pemain, Juku Eja dipaksa tampil defensif total untuk membendung gempuran sporadis Borneo FC yang memasukkan penyerang segar seperti Moussa Diarra.

Unggul jumlah pemain membuat Borneo FC mengurung total area sepertiga malam pertahanan PSM Makassar. Di penghujung laga, tepatnya pada masa injury time menit 90+9′, tensi kembali memuncak yang berujung pada diusirnya gelandang PSM, Stefan Jevtoski, setelah kembali dikonfirmasi melalui VAR. Meski harus bermain hanya dengan 9 orang di lapangan pada sisa detik pertandingan, PSM Makassar menunjukkan mental baja mereka dan sukses mempertahankan skor 1-1 hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Dengan hasil imbang ini, baik Borneo FC maupun PSM Makassar gagal merangsek naik secara signifikan ke papan atas klasemen sementara Liga Super 2026/2027. Kedua tim kini sama-sama mengemas 10 poin di papan tengah dan masih harus terus berjuang ekstra keras demi mengembalikan konsistensi performa mereka di pekan-pekan berikutnya.


HanyaBola.com | Space For Rent

HanyaBola.com
Space For Rent


HanyaBola.com | Space For Rent

free tracker