Derbi Jatim Membara: Madura United Tampil Perkasa Benamkan Arema FC Tiga Gol Tanpa Balas
PAMEKASAN — Laga tensi tinggi bertajuk Derbi Jawa Timur tersaji pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/2027 yang mempertemukan Madura United FC kontra Arema FC. Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, pada Jumat (6/11/2026) malam, tuan rumah sukses mengamankan poin penuh. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab tersebut tampil trengginas di hadapan pendukungnya sendiri dan berhasil menyudahi perlawanan tamunya, Singo Edan, dengan performa dominan sepanjang laga.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Madura United langsung mengambil inisiatif serangan dengan menerapkan penguasaan bola yang dominan. Anak asuh Ze Gomes tersebut mengurung lini pertahanan Arema FC lewat kombinasi umpan pendek dari lini tengah yang dimotori oleh Jajá dan Lulinha. Sebaliknya, Arema FC yang berada di bawah tekanan terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan dipaksa untuk lebih banyak bertahan di area sepertiga lapangan mereka sendiri.
Kebuntuan dalam pertandingan ini akhirnya pecah pada menit ke-45 menjelang turun minum. Memanfaatkan skema sepak pojok yang dieksekusi dengan matang oleh Lulinha, bek tengah Madura United, Jorge Mendonça, melompat tinggi dan melepaskan sundulan tajam yang gagal dihalau oleh penjaga gawang Arema FC, Adi Satryo. Gol perdana dari pemain bernomor punggung 95 ini langsung membakar gemuruh sorak-sorai suporter tuan rumah di tribun stadion.
Belum sempat Arema FC menata ulang fokus organisasi pertahanan mereka, gawang Singo Edan kembali bergetar hanya berselang dua menit kemudian. Pada masa injury time babak pertama (45+2′), striker asing asal Bulgaria, Dimitar Mitkov, sukses menggandakan keunggulan Madura United menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan tarik akurat dari sektor sayap. Dua gol cepat di penghujung paruh pertama ini membuat Madura United memasuki ruang ganti dengan posisi yang sangat nyaman.
Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC mencoba melakukan penyegaran taktik demi mengejar ketertinggalan dengan memasukkan beberapa tenaga baru. Namun, solidnya lini belakang Madura United yang dikawal ketat oleh Pedro Monteiro membuat barisan penyerang Arema kesulitan menciptakan peluang bersih. Alih-alih memperkecil kedudukan, Arema FC justru harus kembali memungut bola dari gawang mereka di penghujung laga.
Kemenangan mutlak Laskar Sape Kerrab akhirnya dikunci pada menit ke-90 melalui aksi gemilang Paulo Gali. Melalui skema serangan balik cepat, pemain depan tersebut melepaskan tembakan terukur yang mengubah papan skor menjadi 3-0. Gol tersebut sempat ditinjau ulang lewat teknologi Video Assistant Referee (VAR), namun wasit akhirnya tetap mengesahkan gol penutup tersebut dan memastikan kemenangan mutlak bagi tuan rumah.
Hasil positif ini mengantarkan Madura United merangsek naik ke papan atas klasemen sementara dengan raihan 19 poin, sekaligus menjaga rekor kandang impresif mereka. Di sisi lain, kekalahan telak ini menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat bagi Arema FC yang masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen dan terus berjuang mencari konsistensi permainan mereka di kancah domestik.






