JAKARTA – Pekan kelima kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Super League 2026/2027, resmi berakhir pada Minggu (18/10/2026) malam. Dari delapan pertandingan sengit yang digelar sejak Jumat lalu, kompetisi pekan ini menyuguhkan drama luar biasa, mulai dari tumbangnya tim raksasa, kemenangan perdana tim promosi, hingga gol-gol penyelamat di masa injury time yang mengubah peta persaingan klasemen.
Sorotan utama pada laga penutup pekan kelima tertuju ke Stadion Si Jalak Harupat. Tuan rumah Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial setelah menyudahi perlawanan ketat Persik Kediri dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak oleh bek pengganti, Júlio César, pada menit ke-77. Laga ini sempat diwarnai drama VAR pada babak pertama yang menganulir gol Persik karena offside, sebelum akhirnya taktik jitu pergantian pemain Persib memecah kebuntuan.
Sementara itu di Stadion Gelora Bung Tomo, laga klasik penuh emosi tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu PSS Sleman. Sempat tertinggal, Bajul Ijo berhasil menyelamatkan muka di depan pendukung sendiri berkat gol dramatis Miguel Pereira pada masa stoppage time (90+1′) yang memaksakan hasil imbang 2-2. Meski gagal meraup poin penuh, hasil ini sukses menjaga rekor impresif Persebaya sebagai salah satu tim yang belum tersentuh kekalahan musim ini.
Kejutan terbesar pekan ini lahir di Banten International Stadium. Persita Tangerang secara luar biasa berhasil menumbangkan tim bertabur bintang, Persija Jakarta, dengan skor ketat 3-2. Macan Kemayoran sempat dua kali bangkit menyamakan kedudukan, namun gol telat Andrejic Aleksa pada menit ke-90 memastikan kekalahan perdana bagi skuad asuhan Shin Tae-yong (STY) di musim ini sekaligus memanaskan persaingan papan atas.
Sejarah baru juga tercipta di Stadion Pakansari bagi tim promosi, Garudayaksa FC. Tim besutan Milos Joksic tersebut sukses memetik kemenangan perdana mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan melibas Arema FC 3-1. Sempat tersentak oleh gol cepat Matheus Blade di menit ke-5, Garudayaksa menunjukkan mentalitas baja dengan membalikkan keadaan dan mengunci tiga poin bersejarah.
Hujan gol tidak berhenti di situ. Di Stadion Jatidiri, Java United FC melanjutkan tren positif mereka setelah memenangkan duel sengit kontra Bali United FC dengan skor 3-2. Lini serang Laskar Kepodang Emas tampil sangat produktif sepanjang laga. Di tempat lain, pertarungan sengit antara Madura United FC dan Bhayangkara Presisi Lampung FC harus berakhir tanpa pemenang melalui drama enam gol yang berkesudahan dengan skor imbang 3-3.
Secara keseluruhan, hasil-hasil pada pekan kelima ini menegaskan betapa kompetitifnya BRI Super League musim 2026/2027. Tidak ada tim yang benar-benar mendominasi, dan konsistensi hingga peluit panjang ditiup menjadi kunci utama. Dengan jarak poin antartim yang kini semakin merapat, pertandingan pada pekan keenam mendatang diprediksi akan berjalan jauh lebih panas dan menarik untuk disaksikan.






