MISANO – Impian pembalap muda Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, untuk membawa pulang trofi podium pada Race 1 seri pemungkas FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Misano, Italia, harus kandas secara tragis akibat hukuman penalty.
Mengawali balapan dari pole position, pembalap binaan Astra Honda Motor (AHM) tersebut sejatinya tampil memukau dan sempat melewati garis finis di urutan ketiga. Namun, keputusan penalti membuat podium yang sudah di depan mata tersebut melayang.
Jalannya Balapan
Sejak awal start, Ramadhipa langsung terlibat persaingan sengit di kelompok terdepan bersama jajaran pembalap papan atas dunia. Ramadhipa yang menunggangi Honda NSF250RW terus menunjukkan kecepatan yang solid dan bersaing ketat untuk merebut posisi puncak.
Lap 13: Pembalap Jesko Raffin/Bujosas memimpin jalannya balapan, dibayang-bayangi ketat oleh Karpushin dan Ramadhipa di posisi tiga besar.
Lap 14: Ramadhipa melancarkan serangan impresif dan berhasil naik ke posisi kedua. Namun pada momen ini, ia dijatuhi hukuman Long Lap Penalty (LLP) oleh Race Direction.
Lap 15 & Akhir Balapan: Alih-alih langsung menjalankan penalti, pertarungan sengit di sektor terakhir membuat hukuman tersebut tidak tereksekusi sesuai batas waktu, sehingga memicu sanksi tambahan usai balapan yang menggeser posisinya turun dari tangga podium.
Carlos Cano Kunci Gelar Juara Dunia
Sementara itu, hasil di Race 1 Misano memastikan Carlos Cano mengunci gelar juara dunia Moto3 Junior World Championship 2026. Finis di posisi keempat sudah cukup bagi Cano untuk menyegel takhta juara sebelum rangkaian balapan musim ini resmi berakhir.






