Comeback Manis PSIM Yogyakarta atas Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Tuan Rumah Bungkam Kritik Publik
PSIM Yogyakarta akhirnya mampu mengakhiri penantian panjang mereka di pentas Super League 2026–2027. Menghadapi lawan tangguh Borneo FC di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (1/11/2026), Laskar Mataram sukses mengamankan kemenangan dramatis dengan skor tipis 2-1. Hasil positif ini sekaligus menjadi kemenangan perdana PSIM musim ini setelah melalui sejumlah laga berat yang membuat mereka sempat tertahan di papan bawah klasemen.
Pertandingan sendiri berjalan dengan tempo tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Borneo FC yang datang dengan kepercayaan diri tinggi langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan pertahanan tuan rumah. Disiplin lini belakang PSIM sempat membuat tim tamu frustrasi, namun kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah, penyerang Borneo FC, Asgal Habib, sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal satu gol di paruh pertama memaksa jajaran pelatih PSIM melakukan sejumlah penyesuaian taktik krusial di ruang ganti. Memasuki babak kedua, Laskar Mataram tampil jauh lebih agresif dan berani keluar menyerang untuk memburu gol penyama kedudukan. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan anak-anak asuh PSIM akhirnya membuahkan hasil manis ketika pertandingan berjalan kurang lebih satu jam.
Gelandang kreatif Adrian Purzycki tampil sebagai pembeda lewat gol krusialnya pada menit ke-57. Sepakan terarahnya sukses memperdaya penjaga gawang Borneo FC dan mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1. Gol penyeimbang ini bak suntikan tenaga ekstra bagi para pemain tuan rumah yang semakin gencar menggempur pertahanan Pesut Etam demi membalikkan keadaan di hadapan pendukung setia mereka.
Hanya berselang tujuh menit kemudian, publik tuan rumah kembali bergemuruh menyambut gol kedua. Kali ini giliran Savio Sheva yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64 setelah menyelesaikan peluang matang dengan sempurna. Gol tersebut membawa PSIM berbalik memimpin 2-1 atas Borneo FC, sebuah keunggulan yang langsung direspons oleh tim tamu dengan memasukkan beberapa pemain pengganti segar di sisa waktu babak kedua.
Di sisa waktu pertandingan, Borneo FC berupaya keras meningkatkan intensitas serangan demi mencetak gol penyeimbang. Namun, lini pertahanan PSIM tampil solid dan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit, memastikan keunggulan 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah. Tambahan tiga poin penuh ini sangat krusial bagi moral skuad PSIM Yogyakarta untuk menapaki laga-laga selanjutnya sekaligus mengangkat posisi mereka keluar dari zona degradasi.






