Pesta Setengah Lusin Gol di Spanyol, Sang Juara Bertahan PSG Kokoh di Puncak Klasemen Liga Champions
VILA-REAL — Paris Saint-Germain F.C. sukses memetik kemenangan fantastis setengah lusin gol tanpa balas saat bertamu ke markas Villarreal CF dalam lanjutan matchday keempat Fase Liga UEFA Champions League 2026/2027. Bertanding di Estadio de la Cerámica pada Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Luis Enrique tampil sangat dominan sejak peluit pertama dibunyikan. Kemenangan telak 6-0 ini sekaligus menyamai rekor kemenangan tandang terbesar Les Parisiens di panggung tertinggi antarklub Eropa.
Gempuran mematikan tim tamu langsung membuahkan hasil saat laga baru berjalan sembilan menit. Berawal dari skema sepak pojok, gelandang muda berbakat João Neves berhasil memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti dengan sepakan keras yang menghujam pojok kanan atas gawang Villarreal yang dikawal Péter Gulácsi. Gol pembuka ini langsung meruntuhkan moral bertanding tuan rumah yang sejak awal mencoba menerapkan strategi bertahan rapat.
Tidak butuh waktu lama bagi sang juara bertahan untuk menggandakan keunggulan mereka. Hanya berselang tiga menit dari gol pertama, tepatnya pada menit ke-12, Désiré Doué mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan umpan matang dari Maghnes Akliouche akibat blunder fatal lini belakang tim berjuluk The Yellow Submarine tersebut. Belum sempat memulihkan diri dari keterkejutan, gawang Gulácsi kembali bergetar semenit kemudian lewat aksi Senny Mayulu yang melepas tembakan kaki kiri akurat ke sudut atas gawang.
Gelombang serangan kilat raksasa Prancis ini benar-benar menghabisi perlawanan kubu tuan rumah sebelum laga memasuki menit ke-20. Pada menit ke-17, giliran gelandang senior Fabián Ruiz yang unjuk gigi. Menerima sodoran manja dari Akliouche, pemain internasional Spanyol tersebut melepas sepakan mendatar kaki kiri yang bersarang mulus di pojok bawah gawang. Skor 4-0 menutup paruh pertama dengan dominasi penguasaan bola PSG yang mencapai 67 persen.
Memasuki babak kedua, pelatih Villarreal, Iñigo Pérez, mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain pengganti termasuk Sergi Cardona dan Georges Mikautadze demi membendung agresivitas tim tamu. Namun, taktik tersebut tidak banyak mengubah jalannya pertandingan. Pada menit ke-50, Fabián Ruiz kembali mencetak gol keduanya malam itu setelah memaksimalkan umpan terukur dari Vitinha dalam sebuah skema bola mati yang tertata apik.
Pesta gol sang pemuncak klasemen akhirnya ditutup oleh pemain pengganti David Boly pada menit ke-78. Memanfaatkan operan matang dari sang kreator serangan João Neves, Boly dengan tenang menaklukkan Gulácsi dari sisi kanan dalam kotak penalti. Hingga peluit panjang ditiup wasit, Villarreal gagal memberikan ancaman berarti ke gawang Matvey Safonov yang tercatat hanya melakukan dua kali penyelamatan sepanjang laga.
Dengan hasil yang sangat meyakinkan ini, Paris Saint-Germain sukses mempertahankan rekor sempurna mereka dengan mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan pertama, sekaligus mengukuhkan posisi di puncak klasemen League Phase UCL 2026/2027. Sebaliknya, kekalahan memalukan di hadapan pendukung sendiri membuat Villarreal kian terpuruk di peringkat ke-29 dengan raihan tiga poin saja, memperberat langkah mereka untuk melaju ke fase gugur.






