Brace Brian Rubio Pastikan Kemenangan Kandang Garudayaksa FC Atas PSS Sleman dengan Skor 3-1
Garudayaksa FC sukses mengamankan tiga poin krusial usai menundukkan PSS Sleman dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan pekan kedelapan kompetisi Liga Super Indonesia. Pertandingan yang dihelat di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Minggu (1/11/2026) malam WIB ini menyuguhkan tempo tinggi serta dominasi permainan yang apik dari kubu tuan rumah sejak peluit kick-off dibunyikan.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Garudayaksa langsung mengambil inisiatif menyerang untuk menekan lini pertahanan Super Elja. Hasilnya langsung terlihat ketika pertandingan baru berjalan sebelas menit. Penyerang tajam Brian Rubio sukses memecah kebuntuan melalui sepakan terarah yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PSS Sleman, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Belum sempat tim tamu bangkit dari tekanan, Garudayaksa kembali memperlebar jarak pada menit ke-18. Kali ini giliran Jayro Jean yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di lini belakang PSS Sleman. Gol kedua ini semakin mengangkat kepercayaan diri anak asuh skuad tuan rumah dalam mengontrol jalannya sisa babak pertama.
Situasi bagi PSS Sleman semakin rumit ketika memasuki menit ke-38. Skuad Super Elja harus terpaksa bermain dengan sepuluh orang setelah pemain bertahan mereka, Kevin Gomes, diganjar kartu merah langsung oleh pengadil lapangan akibat pelanggaran keras. Keunggulan jumlah pemain ini semakin memudahkan Garudayaksa untuk mendominasi penguasaan bola hingga turun minum dengan skor tetap 2-0.
Memasuki paruh kedua, PSS Sleman mencoba melakukan sejumlah pergantian taktik dan pemain untuk mengejar ketertinggalan meski dalam situasi kekurangan pemain. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-71 ketika penyerang andalan mereka, Gustavo Tocantins, sukses mencetak gol balasan lewat skema serangan balik cepat, memperkecil kedudukan menjadi 2-1.
Namun, asa tim tamu untuk menyamakan kedudukan seketika pupus pada menit ke-76. Brian Rubio kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang PSS Sleman dengan mencetak gol keduanya (brace) di laga ini sekaligus mengembalikan keunggulan dua gol bagi Garudayaksa menjadi 3-1. Gol tersebut sekaligus mengunci mentalitas bertanding tim tamu di sisa waktu normal.
Hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan oleh wasit, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta dari kedua kesebelasan. Kemenangan 3-1 ini membawa arti penting bagi Garudayaksa FC untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara Liga Super, sementara PSS Sleman harus segera berbenah dan mengevaluasi lini pertahanan mereka jelang laga-laga berat berikutnya.






