Pesta Gol di Mestalla: Gol Valverde, Aksi Arda Guler, dan Magis Mbappe Benamkan 10 Pemain Valencia
Pertandingan pekan ke-12 La Liga Spanyol 2026/2027 menyajikan duel klasik yang mempertemukan Valencia kontra Real Madrid di Stadion Mestalla. Real Madrid yang datang dengan ambisi meraih kemenangan demi mengejar Barcelona langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Absennya Vinícius Júnior akibat sanksi larangan tanding ternyata tidak mengurangi ketajaman lini depan tim tamu. Sebaliknya, strategi taktis yang diterapkan José Mourinho berhasil membuat lini pertahanan Valencia kelimpungan.
Sebelum laga memanas, kedua tim sempat memberikan penghormatan emosional pada menit kesembilan untuk mengenang meninggalnya penyerang Tenerife, Jesús de Miguel. Begitu laga dilanjutkan, tensi permainan langsung meningkat drastis. Valencia sempat mengancam lewat aksi Aaron Mayol yang memanfaatkan kelengahan Aurélien Tchouaméni, namun kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, tampil sigap mengamankan gawangnya. Keberuntungan tuan rumah mulai terkikis setelah barisan belakang mereka terus digempur kombinasi Jude Bellingham dan Kylian Mbappé.
Kebuntuan di Mestalla akhirnya pecah pada menit ke-28 berkat aksi gemilang sang kapten, Federico Valverde. Berawal dari eksekusi tendangan bebas Mbappé yang sempat membentur pagar hidup Valencia, bola liar bergulir liar ke luar kotak penalti. Valverde yang berdiri bebas langsung menyambar bola dengan tembakan keras menyilang dari jarak 22 meter yang menghujam deras jala gawang Stole Dimitrievski. Gol tendangan jarak jauh ini membuat ribuan pendukung kelelawar hitam terdiam.
Hanya berselang delapan menit, tepatnya pada menit ke-36, El Real sukses menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0. Jude Bellingham melakukan akselerasi menawan di sisi sayap sebelum melepaskan umpan silang akurat yang sempat terdefleksi pemain bertahan lawan. Bola yang mengarah ke tengah kotak penalti langsung disambar oleh Arda Güler dengan sontekan first-time mematikan. Skor dua gol tanpa balas ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, manajer Valencia Javier Aguirre merespons ketertinggalan dengan memasukkan Luis Rioja untuk menambah daya dobrak. Tuan rumah sempat mendapat peluang emas melalui Arnaut Danjuma, tetapi Courtois kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan gemilang di tiang dekat. Ambisi Valencia untuk memperkecil ketertinggalan justru berujung petaka di menit ke-75 setelah lini belakang mereka lengah mengantisipasi serangan balik cepat Madrid.
Arda Güler yang jeli melihat pergerakan rekannya mengirimkan umpan terobosan matang ke lini depan. Kylian Mbappé dengan kecepatan luar biasa berhasil mengejar bola, melewati adangan kiper Dimitrievski, dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang yang kosong untuk mencetak gol ke-17 nya musim ini. Penderitaan Valencia semakin lengkap pada menit ke-79 setelah kapten mereka, José Gayà, diganjar kartu merah langsung oleh wasit akibat pelanggaran keras tekel terbang ke arah Mbappé. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Hasil ini memastikan Real Madrid terus menempel ketat persaingan papan atas dengan raihan 27 poin di peringkat ketiga, mengemas poin yang sama dengan Barcelona di pucuk klasemen sebelum sang rival melakoni laga krusial. Sementara bagi Valencia, kekalahan telak di markas sendiri ini membuat posisi mereka semakin terbenam di urutan ke-19 zona degradasi dengan hanya mengoleksi sembilan poin dari 12 pertandingan yang sudah dijalani.






