HanyaBola.com
Space For Rent

PSS Sleman Ditahan Bhayangkara FC 1-1 di Sleman

Hasil Super League: Sempat Unggul Lebih Dulu, PSS Sleman Harus Puas Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1

Hasil Super League: Sempat Unggul Lebih Dulu, PSS Sleman Harus Puas Ditahan Imbang Bhayangkara FC 1-1

SLEMAN – Pertandingan sengit tersaji pada pekan kesembilan Super League 2026/2027 yang mempertemukan PSS Sleman melawan Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo. Bermain di depan pendukungnya sendiri pada Minggu (8/11/2026) sore WIB, tim tuan rumah yang berjuluk Super Elang Jawa terpaksa menyudahi laga dengan skor sama kuat 1-1. Hasil ini membuat ambisi PSS Sleman untuk meraih poin penuh di kandang harus kandas.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, anak asuh Pieter Huistra langsung mengambil inisiatif serangan yang agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan oleh lini depan PSS yang dikomandoi oleh Gustavo Tocantins dan Riko Simanjuntak. Pada menit ke-21, seisi stadion sempat bergemuruh saat Tocantins berhasil menyarangkan bola ke gawang Bhayangkara FC. Namun, setelah dilakukan peninjauan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut dianulir oleh wasit karena sang pemain telah berdiri dalam posisi offside.

HanyaBola.com
Space For Rent

Bhayangkara FC yang bertindak sebagai tim tamu tidak tinggal diam di bawah tekanan. Skuad arahan Oscar Bruzon ini membalas melalui pergerakan cepat sang kapten, Moussa Sidibe, yang berkali-kali merepotkan sisi kiri pertahanan tuan rumah. Sidibe sempat mengirimkan umpan matang kepada Milan Ristovski, namun sepakannya masih menyamping tipis dari gawang Pedro Caracoci. Hingga 45 menit pertama berakhir, kokohnya barisan pertahanan kedua tim membuat skor kacamata 0-0 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Pieter Huistra melakukan keputusan taktis yang sangat jitu dengan memasukkan bek gaek Jajang Mulyana untuk menggantikan Salman Alfarid. Keputusan ini langsung membuahkan dampak instan yang luar biasa. Tepat pada menit ke-50, berawal dari skema sepak pojok terukur yang dilepaskan oleh Riko Simanjuntak, Jajang Mulyana melompat tinggi dan melepaskan sundulan keras yang tak mampu dihalau oleh kiper Bhayangkara FC, M. Fahri. PSS Sleman pun memimpin 1-0.

Tertinggal satu gol memaksa The Guardian merespons dengan melakukan perubahan strategi. Menit ke-63, Bhayangkara FC menyegarkan lini tengah dan depan mereka dengan memasukkan Moises Gaucho serta penyerang sayap Sani Rizki Fauzi. Kehadiran amunisi baru ini sukses menghidupkan alur serangan tim tamu. Mereka mulai mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan PSS Sleman yang perlahan menurunkan intensitas serangannya guna mempertahankan keunggulan.

Petaka bagi publik tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-76. Berawal dari kemelut di dalam kotak penalti menyusul tendangan keras Moussa Sidibe yang sempat diblok, bola liar jatuh ke kaki Sani Rizki Fauzi. Mantan pemain Timnas Indonesia U-23 tersebut dengan dingin menyambar bola pantul untuk merobek jala gawang Pedro Caracoci. Meskipun sempat diprotes karena dugaan offside, VAR mengonfirmasi bahwa gol tersebut sah dan papan skor berubah menjadi 1-1.

Di sisa waktu pertandingan, kedua kesebelasan saling jual-beli serangan demi memburu gol kemenangan, namun hingga peluit panjang berbunyi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Dengan hasil remis ini, PSS Sleman masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan raihan 5 poin. Sementara itu, Bhayangkara FC berhak membawa pulang satu poin krusial yang menjaga posisi mereka di peringkat kedelapan dengan koleksi 12 poin.


HanyaBola.com | Space For Rent

HanyaBola.com
Space For Rent


HanyaBola.com | Space For Rent

free tracker